kewirausahaan : Bab 10 Kewirausahaan dan Lingkungan

Pengantar

  • Dalam dunia global, produk luar negeri yang masuk kedalam negeri menjadi pesaing produk lokal.
  • Begitun pula dengan produk lokal dapat diekspor dan menjadi sumber devisa negara.
  • Wirausahaan tumbuh dengan cara yang berbeda-beda sehingga tidak ada satu jalan yang pasti dalam membuat peta menuju kesuksessan bagi wirausahaan baru.

 

Kewirausahaan dan Lingkungan Global

Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh wirausahaan adalah perubahan yang dipicu oleh perkembangan teknologi yang mencakup hal-hal sebagai berikut :

1.      Produk-produk baru yang didistribusikan ke pasar oleh pesaing.

2.      Perkembangan teknologi dan informasi.

3.      Perkembangan teknologi barang substitusi.

4.      Berbagai penemuan baru.

5.      Adaptasi teknologi yang siap pakai.

6.      Strategi perkembangan teknologi nasional.

7.      Biaya peneitian dan pengembangan oleh perusahaan eaing atau perusahaan-perusahaan dalam satu industri.

8.      Siklus hidup produk.

9.      Terobosan-terobosan yang dapat meningkatkan produktivitas yang lebih baik di bidang input, pengolaahan dan pemasaran.

10.  Berbagai ramalan pengembangan teknologi dimasa depan.

 

Kewirausahaan sebagai Pemicu Perekonomian Negara

–     Menciptakan lapangan pekerjaan.

–      Meningkatkan kualitas hidup.

–    Meningkatkan pemerataan pendapatan.

–     Memanfaatkan dan memobilisasi sumber daya untuk meningkatkan produktivitas nasional.

–     Meningkatkan penerimaan pemerintah melalui pajak.

 

Permasalahan di Indonesia

Ada beberapa permasalahan yang dihadapi oleh suatu bangsa dalam menumbuh kembangkan kewirausahaan dengan baik, antara lain :

  • Pembinaan UKM dan bagi-bagi modal belas kasihan.
  • Pribumisasi usahawan yang gagal.
  • Usaha-usaha kecil umumnya gagal menjadi usaha besar.

 

Kebersamaan, Etika, dan Tanggung Jawab Sosial Kewirausahaan

ü  Kebersamaan                   :  keselarasan hubungan dan komunikasi yang baik antara     pengusaha dengan pihak internal dan eksternal organisasi dengan prinsip saling menguntungkan.

 

ü  Etika                                  : cara menyampaikan ungkapan-ungkapan yang menyankut prilaku, perbuatan, dan sikap manusia terhadap peristiwa-peristiwa yang dianggap penting dalam hidipnya.

 

 

ü  Tanggung jawab sosial    :  kewajiban perusahaan untuk merumuskan kebijakan, mengambil keputusa, dan melaksanakan tindakkan yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

 

Kejujuran dan Kedermawanan

                  Berbisnis atau berdagang pada dasarnya adalah tolong-menolong, maka dalam berbisnis jangan sampai ada orang yang dirugikan. Kunci utamanya pada kejujuran, dan tentunya rasa ikhlas untuk berbagi dengan sesama.

 

Kebersamaan dan Etika Bisnis

                  Pengusaha dianggap memiliki kemampuan kewirausahaan yang andal apabila pengusaha tersebut mampu memanfaatkan, mencari, dan menciptakan peluang bisnis serta mampu menerapkan asas kebersamaan dan menjalankan etika bisnis secara total.

Asas Etika Bisnis yang Sehat

                  Beberapa pedoman sebagai dasar berpikir dan bertindak dalam penerapan etika bisnis yang sehat, antara lain  :

a)      Selalu menjaga kualitas produk dan jasa pada pelanggan elalui kewajaran dan keterbukaan.

b)     Kebersamaan dengan unsur internal dengan menghindari kesan bahwa perusahaan mengeksploitasi karyawan secara tidak manusiawi.

c)      Kebersamaan dengan lingkungan dalam menjaga kelestarian dan menghindari polusi yang menggangu masyarakat.

d)     Dalam proses bisnis atau transaksi usaha, selalu didukung dengan upaya penghayatan nilai dan norma bisnis  serta kebiasaan atau esensi dunia usaha yang berlaku.

e)      Menghindari cara-cara yang tidak etis dalam persaingan bisnis.

 

Secara universal menyatakan ada sepuluh prinsip etika yang harus menjadi pegangan para pelaku bisnis, sebagai berikut :

1.      Kejujuran

2.      Integritas

3.      Memelihara janji

4.      Kesetiaan

5.      Keadilan

6.      Suka membantu orang lain

7.      Hormat kepada orang lain

8.      Menjadi warga negara yang bertanggung jawab

9.      Mengejar keunggulan dalam segala hal

10.  Dapat dipertanggung jawabkan

 

Tanggung Jawab Sosial Kewirausahaan

            Beberapa bentuk pertanggungjawaban sosial wirausahaan tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut :

–     Tanggung jawab terhadap lingkungan.

–      Tanggung jawab terhadap karyawan.

–      Tanggung jawab terhadap pelanggan.

–     Tanggung jawab terhadap investor.

–     Tanggung jawab terhadap masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: