kewirausahaan : BAB 7 Perencanaan dan Operasionalisasi Usaha

Pengantar: Kisah Pisang Goreng dan Kosmetik

Untuk memulai sebuah usaha baru perlu dibuat perencanaan matang, baik yang menyangkut input, proses, output, maupun rencana pemasarannya. Untuk membuat usaha baru, kita harus benar-benar memahami proses bisnis A sampai Z tentang usaha yang akan di geluti seperti bidang usaha, lokasi, perizinan, teknologi, pemasaran, dan risiko-risikonya. Di bawah ini terdapat dua kasus tentang perlunya perencanaan dalam mengembangkan sebuah usaha.

Pisang Goreng Mr.Banana

Uya Kuya (yang berprofesi sebagai penyanyi, pesulap dan pembawa acara) dalam kapasitasnya sebagai pemilik gerai Pisang Goreng Mr. Banana miliknya. Ternyata keberhasilan usahanya terletak pada perencanaan yang matang tentang penentuan lokasi, keterlibatan masyarakat, berbisnis dengan sepenuh hati, dan menciptakan produk berkualitas.
Dalam menentukan lokasi, Uya Kuya memilih lokasi yang berada di pinggir jalan yang arus lalu lintasnya ramai tetapi jalannya kendaraan cenderung pelan. Lokasi di pinggir jalan namun laju kendaraan kencang tidak akan mendatangkan konsumen yang cukup banyak.
Langkah Selanjutnya adalah melibatkan masyarakat sekitar. Dengan adanya keterlibatan ini maka akan ada rasa memiliki oleh masyarakat sekitar. Jadi usaha ini dirancang selain menguntungkan juga memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.
pelayanan yang sepenuh hati, apapun kalau dikerjakan dengan sepenuh hati, hasilnyapun akan memuaskan. Uya kuya memandang usaha juga layaknya seperti makhluk hidup, kalau terus diperhatikan, usaha akan memberikan perhatian kepada kita dalam bentuk untung, laba, terus maju dan lain-lain. Begitu pula konsumen apabila diperhatikan akan menghasilkan kepuasan, loyalitas dan efek promosi dari mulut ke mulut yang berdampak besar pada perkembangan usaha. Menjual produk yang berkualitas bisa menjamin orang-orang yang datang akan puas dan kemungkinan nantinya akan datang dan membeli lagi (repeat buying). Uya Kuya berani menjamin pisang gorengnya enak, karena sebelum menjualnya di benar-benar telah yakin dulu kalau produk pisang gorengnya berkualitas. Kombinasi dari lokasi, produk berkualitas,melibatkan masyarakat dan pelayanan dengan sepenuh hati telah menjadikan usaha Uya Kuya berkembang dengan baik.

Usaha Kosmetik Tradisional

Herrin Setiawan asal Sekardangan, Sidoarjo adalah pengusaha kosmetik yang sukses. Usaha diawali dengan modal kursi sofa dan 7 jenis kosmetik tradisional ciptaannya yang dikemas dalam botol bekas obat dan apotik, dan lokasi usaha memanfaatkan ruang tamu rumahnya sebagai tempat usaha.

Berbagai keterbatasan itu justru membuatnya terpacu untuk berkarya. Kini ia mampu mendirikan UKM yang sukses dengan produk kosmetik tradisional yang diberi merek Mekarsari. Sebelumnya ia tidak pernah berpikir usahanya dapat semaju ini, bahkan berkembang sampai akhirnya pindah ke sebeluh rumahnya dengan memanfaatkan garasi yang berukurang 3 x 3 meter untuk membuka sebuah salon kecil, sekaligus untuk perawatan tubuh dengan menggunakan bahan tradisional. “Awalnya dari salon kecil-kecilan ini lah kami berjalan,” tuturnya.

Dari kedua kasus di atas, dapat memberikan gambaran kepada kita bahwa penentuan lokasi, kualitas pelayanan, keberanian untuk mengembangkan bisnis, dan focus dalam melakukan strategi usaha akan sangat berpengaruh terhadap kesuksesan usaha. Berikut ini akan kita telaah lebih lanjut proses perencanaan dan operasionalisasi sebuah usaha, agar menjadi pedoman bagi kita dalam mewujudkan mimpi menjadi pengusaha sukses.

Kaidah Perencanaan Usaha

Hasil analisis SWOT bisa dijadikan pedoman untuk memulai merencanakan sesuatu. Perencanaan yang detail akan membuat kita lebih siap dalam menghadapi risiko, selain itu juga akan mendorong rasa percaya diri yang tinggi dan rasa optimis untuk sukses dari usaha yang dikelolanya. Usaha yang sudah direncanakan dengan baik pun kadang kala mengalami kegagalan. Maka dari itu diperlukan perencanaan usaha sebelum menjalankannya. Karena dengan adanya perencanaan yang baik, kita dapat menjawab semua pertanyaan yang mungkin timbul di masa datang.

Perencanaan yang baik untuk sebuaah usaha baru perlu dirumuskan, dan untuk itu, cobalah berpikir untuk SMART yang diuraikan satu persatu:

  1. Specific : mengandung arti bahwa perencanaan yang dibuat tidak akan bermakna ganda, sehingga pencapaian tujuan akan lebih terarah karena dalam perencanaan tersebut lebih berfokus dan sangat jelas mengenai apa yang diinginkan .
  2. Measurable : perencanaan yang dibuat harus terukur, sehingga kita akan tau kapan perencanaan tersebut telah tecapai.
  3. Achievable : bahwa perencanaan yang telah diperbuat tersebut harus dicapai , jangan terlalu jauh memikirkan hal-hal ynag besar, kita harus memecahkannya menjadi lebih kecil.
  4. Reasonable :  dimana perencanaan yang baik harus memenuhi persyaratan factual dan realistis.
  5. Trackable : setiap perencanaan yang telah dibuat dalam pencapaian tujuan usaha, harus dapat dilacak untuk mengetahi setiap kemajuan.

Penentuan lokasi dan fasilitas pendukung (Layot)
Lokasi sangat menentukan keberhasilan suatu usaha, tanpa mempertimbangkan dengan baik dalam menentukan lokasi, maka akan berakibat pada sepinya pengunjung atau tidak dapatnya perusahaan melakukan perluasan.

Untuk memilih lokasi perlu dipertimbangkan sesuai keperluan, yaitu antara lain :

  1. Lokasi kantor, yaitu diperuntukan sebagai tempat pengendalaian kegiatan operasional unit dibawahnya
  2. Lokasi pabrik, yaitu lokasi yng digunakan untuk melakukan proses produksi barang atau jasa.
  3. Lokasi Gudang, merupakan tempat penyimpangan barang milik perusahaan baik barang yang masuk maupun barang yang keluar.
  4. Lokasi Cabang, yaitu lokasi kegiatan usaha perusahaan dalam melayani konsumen langsung pada wilayah-wilayah tertentu.

Pemilihan lokasi memiliki seni yang tinggi, bahkan ada wirausaha yang sudah meramalkan bahwa keberadaannya akan sangat menentukan kesuksesan usaha yang dijalaninya.
Beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan dalam penentuan lokasi, yaitu:

1.   Dekat dengan pasar atau pelanggan.

  1. Dekat dengan sarana transportasi.
  2. Pasokan tenaga kerjanya terjamin kesediaannya.
  3. Listrik, air dan sarana prasarana lainnya.
  4. Dekat dengan lembaga keuangan.
  5. Dekat dengan kawasan industri pendukung.
  6. Dekat dengan pusat pemerintahan.
  7. Lokasi dapat dikembangkan.
  8. Pertimbangan social budaya masyarakat dan lngkungannya.
  9. Hukum yang berlaku dilingkungan tersebut.
  10. Dekat dengan pelabuhan, bandara, stasiun dan terminal.
  11. Besarnya nilai investasi untuk lokasi.
  12.  Nilai ekonomis masa datang dari lokasi.
  13. Iklim dan tekstur tanah serta pertimbangan lainnya.

Selain mempertimbangkan lokasi usaha, tak kalah petingnya yaitu menentukan layout atau tata letak fasilitas yang dapat menentukan fasilitas yang dapat menentukan sejumlah efisiensi baik dalam produksi maupun operasi. Perusahaan harus menentukan tujuan yang hendak dicapai dan pertimbangkan lainnya dalam penentuan layout, yaitu:

  1. Perusahaan dapat menentukan lokasi yang tepat, baik lokasi pabrik,  gudang, kantor pusat maupun cabang.
  2. Mempertimbangkan urutan produksi.
  3. Perusahaan harus menentukan kapasitas atau metode persediaan yang paling baik.
  4. Perusahaan dapat menentukan tata letak.
  5. Kemudahan dalam perawatan dan fleksibilitas.
  6. Dapat menentukan kualitas dan keselamatan kerja.
  7.  Posisi sinar matahari, pendingin dan kebisingan suara.
  8. Dan pertimbangan lainnya yang memberikan efisiensi.

Pengorganisasian dan pengelolaan sumber daya manusia

Yang menjalankan usaha adalah manusia semua faktor produksi berupa tanah, mesin, dan bangunan tidak akan berarti tanpa adanya manusia. Organisasi diperlukan untuk mencapai tujuan. Struktur organisasi menggambarkan kerjasama dalam mencapai tujuan yang efisiensi.

  1. Struktur organiosasi harus mendukung tercapainya keberhasilan implementasi atau operasional rencana dengan mengalokasikan sumber daya manusia dan sumber-sumber daya lainnya untuk mengerjakan tugas-tugas yang harus dikerjakan.
  2. Struktur organisasi harus memberikan kejelasan pada karyawan tentang apa yang diharapkan oleh mereka.
  3. Struktur organisasi harus membantu dalan proses pengambilan keputusan dan memproses informasi yang dibutuhkan.

Analisis pekerjaan
Analisis pekerjaan dilakukan untuk mempelajari dan mengumpulkan berbagai informasi yang berhubungan dengan suatu jabatan.
Perencanaan sumber daya manusia
Perencanaan sumber daya manusia merupakan suatu kegiatan yang secara sistematis memperkirakan kebutuhan sejumlah dan kualitas sumber daya manusia dalam organisasi atau perusahaan. .

Pengadaan tenaga kerja
Pengadaan tenaga kerja adalah untuk memperoleh jumlah dan jenis tenaga kerja yang tepat. Kegiatannya meliputi penarikan, seleksi, dan penempatan.
Pelatihan dan pengembanggan
Pelatihan dan pengembangan diperlukan untuk meningkatkan keahlian karyawan.

Kompensasi
Merupakan hal yang penting dalam pengelolaan sumber daya manusia, jika saja karyawan tidak diberi kan balas jasa yang sesuai atas tenaga dan jasa yang sesuai atas tenaga dan jasa yang telah mereka berikan pada organisasi.
Perencanaan karir
Perencanaan karir sebagai suatu system yang dapat memberikan kesempatn bagi karyawan untuk melalui dan mendapat jenjang jabatan selam diperusahaan.
Keselamatan tenag kerja
Keselamatan dan kesehatan tenaga kerja menunjukan kepada kondisi-kondisi fisikologis-fisikal dan psikologis tenag kerja yang diakibatkan oleh lngkungan kerja.

Pemutusan Hubungan Kerja

Pemutusan hubungan kerja merupakan putusnya hubungan antara karyawan dengan perusahaan.

 

Penekatan Mutu terhadap Proses Operasionalisasi Wirausaha

Wirausaha harus memperhatikan masalah mutu dalam proses produksi, pelayanan dan manajemen. Total Quality Management (TQM) yaitu adanya kemauan untuk melakukan perbaikan secara terus-menerus, melibatkan semua karyawan untuk mencapai kualitas yang `excellent` melalui proses manajemen.

Kepemimpinan Wirausaha

Wirausaha harus memikul berbagai peranan, tugas dan tanggung jawab, tetapi tidak ada yang lebih penting dari data peranan pemimpin. Kepemimpinan adalah proses memengaruhi dan memberikan semangat kepada orang lain.

Perizinan dan Pendirian Badan Usaha

Perjanjan ini sangat penting dalam hubungannya dengan keterkaitan kerja antarperusahaan, dokumen kontrak, dan dengan sumber permodalan. Pendirian suatu perusahaan akan sangat tergantung pada pemilihan jenis badan usahanya.

2 Komentar (+add yours?)

  1. fabri
    Des 18, 2011 @ 18:51:00

    Sip makasih atas infonya,, wkwkw

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: